MESIN SORTASI LADA

MESIN SORTASI LADA

TOKO MESIN PENGOLAH MAKANAN – 0813 2526 8448 MESIN SORTASI LADA, Mesin Pengayak lada, mesin penyaring lada, mesin menampi lada, mesin mengisai lada, mesin ayak lada Berkualitas, Bergaransi, Packing Rapi, Pembuatan dan Pengiriman Cepat.

–> Klik disini Untuk Harga Mesin <–

mesin sortasi ladaFungsi : Mensortasi atau mengayak memilah antara kotoran dengan
Biji lada kering

Spesifikasi
Tipe : Rotari
Dimensi : 200 X 60 X 100 cm
Material rangka : Siku Besi atau Sthal Besi
Material tabung : Plat Besi* Atau Stainless Steel**
Material Screen : Besi* Atau Stainless Steel**
Transmisi : Pulley,Gear box, Pulley
Penggerak : Dinamo ½ HP atau Engine Bensin 5,5 HP
Kapasitas : 100-120 Kg/jam
Harga : Call

Spesifikasi
Tipe : Rotari
Dimensi : 300 X 80 X 100 cm
Material rangka : Siku Besi atau Sthal Besi
Material tabung : Plat Besi* Atau Stainless Steel**
Material Screen : Besi* Atau Stainless Steel**
Transmisi : Pulley,Gear box, Pulley
Penggerak : Dinamo ½ HP atau Engine Bensin 5,5 HP
Kapasitas : 400-500 Kg/jam
Harga : Rp Call

MESIN SORTASI LADA

Spesifikasi
Tipe : Vibrator Screen
Dimensi : 200 x 80 x 160 cm
Material rangka : Siku Besi , Sthal Besi
Material body : Plat Besi
Material Screen : Besi * atau stainless **
Penggerak : Dinamo 1 HP/ Engine Bensin 5,5 HP
Transmisi : Pulley dan V-belt
Kapasitas : 400-500 kg/Jam
Pegas : 6 buah
Harga : Call

Lada, disebut juga Merica, yang mempunyai nama Latin Piper Albi Linn adalah sebuah tanaman yang kaya akan kandungan kimia, seperti minyak lada, minyak lemak, juga pati.[1] Lada bersifat sedikit pahit, pedas, hangat, dan antipiretik.[1] Tanaman ini sudah mulai ditemukan dan dikenal sejak puluhan abad yang lalu.[2] Pada umumnya orang-orang hanya mengenal lada putih dan lada hitam yang mana sering dimanfaatkan sebagai bumbu dapur.[2] Tanaman ini merupakan salah satu komoditas perdagangan dunia dan lebih dari 80% hasil lada Indonesia diekspor ke negara luar.[3] MESIN SORTASI LADA Selain itu, lada mempunyai sebutan The King of Spice (Raja Rempah-Rempah) yang mana kebutuhan lada di dunia tahun 2000 mencapai 280.000 ton.[3] Lada adalah salah satu tanaman yang berkembang biak dengan biji, namun banyak para petani lebih memilih melakukan penyetekkan untuk mengembangkannya.[4] Mereka memotong batangnya kira-kira dengan panjang 0,25-0,5 meter.[4]